Cara Beternak Ayam Petelur Bagi Pemula

07 Maret 2019 - Kategori Blog

Cara Beternak Ayam Petelur – Ayam petelur merupakan salah satu komoditas peternakan yang saat ini banyak sekali diminati oleh masyarakat indonesia. Banyak keuntungan yang didapat oleh para peternak, Selain harga telur yang harganya stabil, cara budidaya atau beternak ayam petelur tergolong sangatlah mudah dan sederhana untuk dilakukan walaupun bagi peternak pemula sekalipun.

Bagi para pembudidaya, ayam petelur merupakan ayam yang tujuan pemeliharaannya diperuntungkan untuk menghasilkan telur. Jika kita kalkulasikan rata-rata, seekor ayam petelur mampu menghasilkan 200 butir telur pertahunnya. Hal ini jelas berbeda dengan ayam pedaging yang tujuan pemeliharaan hanyalah untuk diambil dagingnya saja.

Cara Beternak Ayam Petelur

Cara beternak Ayam petelur

Sumber gambar : TribunNews

Bagi anda akan memulai untuk budidaya ayam petelur, berikut ini kami berikan artikel penting apa saja yang perlu diperhatikan agar ayam petelur anda mendapatkan hasil maksimal sesuai harapan anda. Langsung saja baca dan pahami bagaimana cara beternak ayam petelur yang baik dan benar bagi pemula.

Cara Beternak Ayam Petelur

1. Jenis Ayam Petelur

Cara Beternak Ayam Petelur – Sebelum anda memulai usaha ayam petelur sebaiknya ketahui dulu apa saja yang harus di perhatikan. Salah satunya adalah jenis ayam petelur yang akan anda ternak. Mengetahui jenis ayam petelur yang akan di budidaya sangatlah penting karena ayam petelur jenis unggul akan menghasilkan telur yang dengan kualitas yang bagus serta memiliki nilai jual dipasaran. Di indonesia, ada dua jenis ayam petelur yang biasa di budidaya. Dua jenis ayam petelur itu antata lain :

a. Petelur Putih.

Ayam petelur putih atau sering juga biasa disebut ayam ringan mempunyai ciri-ciri :

– Telur berwarna putih,

– Sensitif terhadap panas,

– Sensitif terhadap suara,

– Memiliki Berat tubuh yang relatif  ringan.

b. Petelur Cokelat.
Ayam petelur cokelat atau sering juga biasa disebut sebagai ayam medium, mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

– Telur berwarna cokelat,

– Memiliki Ukuran telur lebih besar dari pada ayam petelur putih,

– Dapat digunakan sebagai ayam pedaging,

– Harga telur ayam petelur coklat lebih mahal dari pada ayam petelur putih,

– Jenis ayam petelur coklat yang cukup susah di temukan.

2. Bibit Ayam Petelur

Cara Beternak Ayam Petelur – Sebenarnya ada banyak cara untuk memilih bibit ayam petelur yang bagus dan berkualitas. Ada dua cara bagi yang benar untuk mendapatkan bibit ayam petelur yang berkualitas. Yang pertama, anda bisa menetaskan sendiri dari telur. Kemudian yang kedua, anda dapat  membeli anakan (DOC Ayam Petelur) dari peternak ayam petelur yang ada disekitar tempat tinggal anda. Akan tetapi, meskipun cukup mudah untuk mendapatkan bibit ayam petelur (DOC Ayam Petelur). ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar mendapatkan hasil telur yang berkualitas dan  maksimal nantinya.

Cara memilih bibit DOC Ayam Petelur yang berkualitas

– Bibit atau DOC berasal dari indukan yang sehat dan berkualitas,

– DOC ayam dalam keadaan sehat,

– Bibit mempunyai bulu yang halus,

– Perkembangan bibit cepat,

– Bibit ayam petelur mempunyai nafsu makan yang bagus,

– Mempunyai berat badan yang ideal, dan

– Tidak cacat

3. Kandang

Cara Beternak Ayam Petelur – Setelah anda memahami jenis ayam petelur yang akan di ternak serta sudah memiliki DOC ayam petelue yang berkualitas, langkah berikutnya yang harus anda perhatikan adalah kandang untuk ayam. Besarnya kandang ayam sudah pasti tergantung dari banyaknya ayam yang akan di ternak. Biasanya di indonesia mempunyai dua tipe kandang ayam yang bisa anda jadikan referensi. Yaitu kandang umparan/koloni dan kandang baterai. Nah bagi anda yang membutuhkan kandang ayam petelur anto karat terbuat dari bahan galvanis anti karat silahkan hubungi kami.

a. Kandang Umparan Atau Koloni

Kandang umparan merupakan kandang ayam dimana semua ayam  diletakan dalam satu kandang besar secara bercampur. Kandang jenis ini biasanya difungsikan untuk beternak ayam jenis pedaging. Akan tetapu saat ini sudah banyak pembudidaya ayam petelur mememakai kandang ini karena lebih sederhana, efisien dan murah.

Namun salah satu kekurangan dari kandang umbaran yakni telur ayam akan tersebar di berbagai sudut kandang sehingga susah dalam mengambil telur telurnya.

b. Kandang Baterai Ayam Petelur

Cara Beternak Ayam Petelur – Kandang baterai ayam petelur merupakan kandang ayam yang khusus digunakan untuk ayam petelur. Kebanyakan, satu kandang hanya bisa diisi oleh satu ekor ayam. Akan tetapi, jika ayam petelur mempunyai tubuh yang kecil bisa di juga satu kandand diisi 2 ekor. Dengan menggunakan kandang baterai, telur yang dihasilkan ayan akan sangat mudah dikumpulkan dan resiko telur tersembunyi tidak akan terjadi.

Jika anda akan menggunakan kandang baterai, bisa pesan dan beli kandang baterai ayam petelur dengan bahan besi galvanis anti karat dengan ketahan sampai 20 tahun lebih. Berikut spesifikasi kandang ayam petelur yang kami jual.

SPESIFIKASI KANDANG BATTEREY AYAM PETELUR

Ukuran Kandang Baterai Ayam Petelur tipe Medium :
Kandang Baterai Ayam Petelur 4 Pintu depan
– Alas 120 x 60 cm
– Belakang 120 x 30 cm
– Atas 120 x 41 cm
– Pintu depan 120 x 29 cm
– Sekat 41 cm

Kandang Baterai Ayam Petelur 4 Pintu Atas
– Alas 120 x 60 cm
– Belakang 120 x 30 cm
– Pintu atas 120 x 41 cm
– Depan 120 x 29 cm
– Sekat 41 cm

Ukuran kandang Baterai Ayam Petelur tipe Mini :

Kandang Baterai Ayam Petelur 4 pintu depan
– Alas 120 x 55 cm
– Belakang 120 x 28 cm
– Pintu depan 120 x 27 cm
– Atas 120 x 35 cm
Sekat 35 cm

Kandang Baterai ayam petelur  4 pintu Atas
– Alas 120 x 55 cm
– Belakang 120 x 28 cm
– Pintu atas 120 x 35 cm
– Depan 120 x 27 cm
– Sekat 35 cm

Kandang Baterai Ayam Petelur 6 pintu depan
– Alas 120 x 55 cm
– Belakang 120 x 28 cm
– Pintu depan 120 x 27 cm
– Atas 120 x 35 cm
Sekat 35 cm

Kandang Baterai Ayam Petelur 6 pintu Atas
– Alas 120 x 55 cm
– Belakang 120 x 28 cm
– Pintu atas 120 x 35 cm
– Depan 120 x 27 cm
– Sekat 35 cm

Kandang Ayam Petelur 10 pintu depan
– Alas 200 x 55 cm
– Belakang 200 x 28 cm
– Pintu depan 200 x 27 cm
– Atas 200 x 35 cm
– Sekat 35 cm

Kandang Baterai Ayam Petelur  10 pintu Atas
– Alas 200 x 55 cm
– Belakang 200 x 28 cm
– Pintu atas 200 x 35 cm
– Depan 200 x 27 cm
– Sekat 35 cm

Bagi anda yang sedang mencari kandang baterai Ayam Petelur silahkan klik beli Kandang Baterai Ayam

Selain ukuran di atas anda juga bisa memesan kandang baterai ayam dengan ukuran anda sendiri dengan min order 63 set estimasi pengerjaan kurang lebih 1 bulan berdasarkan antrian.

4. Tempat

Cara Beternak Ayam Petelur – Selain jenis kandang ayam, anda juga perlu perhatikan lokasi atau tempat untuk membudidaya ayam petelur ataupun pedaging. Tempat atau lokasi merupakan hal penting untuk diperhatikan karena budidaya ayam sangat erat kaitannya dengan bau yang tidak sedap.

Baik bau dari kotoran (amoniak) ataupun bau dari ayam itu sendiri. Selain bau kandang yang menyengat, resiko penyebaran penyakit juga akan sangat besar terjadi kepada manusia jika jarak kandang dengan pemukiman jaraknya terlalu dekat. Berikut ini adalah beberapa hal lain yang harus diperhatikan saat menentukan tempat kandang ayam:

– Jauh dari pemukiman warga. Selain permasalahan bau kandang (amoniak) yang tidak sedap juga faktor kesehatan, kandang yang jauh dari pemukiman warga menjadikan ayam tidak mudah stress karena suara-suara yang muncul dari pemukiman warga.

– Mudah dijangkau

– Lokasi tetap (tidak berpindah-pindah).

Jika anda ingin menghilangkan bau kandang/ amoniak . Silahkan gunakan produk kami. Produk kami sangat aman digunakan dan efektif menghilangkan bau kandang yang sangat menyengat.

Silahkan beli dengan klik link di bawah ini.

Amonil Penghilang Bau Kandang

5. Pakan

Cara Beternak Ayam petelur – Ada banyak pakan ayam yang dapat anda berikan untuk ayam-ayam anda. Pakan yang bagus dan berkualitas untuk ayam petelur adalah sentrat, tepung ikan, ataupun jagung. Semua makanan ini mempunyai kelebihan dan fungsinya sendiri-sendiri bagi ayam. Itulah sebabnya kita butuh variasi pakan agar ayam yang anda budidaya memperolelh nutrisi yang cukup dan seimbang.

Bukan hanya jenis pakan saja, pemberian pakan untuk DOC atau bibit ayam petelur biasanya dibagi menjadi dua fase yakni fase Starter dan fase Finishing. Fase starter umumnya pemberian pakan pada usia 0-4 minggu sedangkan fase finishing 4-6 minggu dengan itensitas tiga kali dalam satu hari dan jumlah yang terus ditambah setiap minggunya.

Demikian informasi tentang Cara Beternak Ayam Petelur yang bisa kami sampaikan. Mudah mudahan bermanfaat bagi kita semua. Aamiin

Informasi Update Harga Telur Ayam Ras Hari Ini

 
Hubungi Kami